Selamat Datang di Jurnal INTUISI, Blog resmi LAPMI Jaksel

Selamat Datang di Jurnal INTUISI, Blog resmi LAPMI Jaksel.

Terima kasih atas kunjungan Anda sekalian. Jurnal INTUISI, sebagai blog resmi LAPMI HMI MPO Cabang Jakarta Selatan, berusaha menyuguhkan update informasi maupun kajian yang berlangsung di seputar lingkungan HMI MPO Cabang Jakarta Selatan. Kami berharap, para pengunjung sekalian dapat menikmati suguhan ini dan meninggalkan catatan-catatan kecil demi perbaikan ide-ide kami di masa yang akan datang. Sebab, Jurnal INTUISI hadir untuk menangkap pengetahuan secara keseluruhan!

Tim LAPMI Jaksel

Ada Apa di Jurnal INTUISI?

  • Update Jurnal INTUISI Versi Cetak
  • Editorial Aktual
  • Update Info HMI JakSel
  • Opini Beragam
  • Kajian Mendalam
  • Fitur Tambahan Seru
  • Partisipasi Terbuka
Tampilkan postingan dengan label Pengumuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengumuman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 November 2008

8 PESERTA LULUS BERSYARAT

8 ORANG LULUS BERSYARAT
oleh: Admin

Hasil LK1 tanggal 14 s.d. 16 Nopember 2008 di Villa Ira-Cisarua lalu memutuskan seluruh peserta dinyatakan lulus, kecuali 8 orang peserta yang dinyatakan lulus bersyarat. Keputusan ini dibacakan oleh MOT LK1, Faiz, saat melantik para peserta LK1 yang berjumlah 40 orang tersebut. Suasana tegang sempat menyelimuti wajah para peserta sebelum akhirnya Faiz membacakan satu persatu nama-nama peserta yang dinyatakan lulus bersyarat.


Keputusan ini terpaksa diambil oleh tim pemandu sebab kedelapan orang yang disebutkan tersebut tidak menyelesaikan keseluruhan proses training LK1 itu. Pada hari Minggu siang, tanggal 16 Nopember 2008, mereka memutuskan untuk pulang lebih dahulu dengan alasan mempersiapkan ujian dan tugas kuliah. Meski izin pulang diberikan oleh tim pemandu, namun mereka tetap dinyatakan tidak otomatis lulus dari LK1 kali ini.
Seluruh peserta yang dinyatakan lulus bersyarat tersebut berasal dari satu komisariat yang sama, yaitu Komisariat Tarbiyah UIN. Mereka antara lain
Ana Dian Permata (PGMI UIN)
Raisa Amiyatul Hijriani (PGMI UIN)
Ade Rahmi (PGMI UIN)
Rihlah Farhati (PGMI UIN)
Nurhidayati (PGMI UIN)
Lusianah (PGMI UIN)
Amrullah (PGMI UIN)
Sahid Ahmad Dahlan (PGMI UIN)
Hingga LK1 ditutup, tim pemandu LK1 belum memberi kepastian perihal syarat apa yang harus mereka penuhi agar dinyatakan lulus LK1.
Follow up (tindak lanjut) LK1 kali ini disepakati bersama akan dilaksanakan di Danau Situ Gintung Ciputat pada tanggal 30 Nopember 2008 pukul 08.00 WIB s.d. selesai. Acara itu akan dihadiri seluruh peserta, panitia dan pemandu LK1.
Selengkapnya...

40 ORANG PESERTA LK1

40 ORANG PESERTA LK1
oleh: Admin

Latihan Kader 1 (LK1) HMI MPO Cabang Jakarta Selatan tanggal 14 s.d. 16 Nopember 2008 lalu dibanjiri oleh membludaknya jumlah peserta. LK1 itu dihadiri 40 orang peserta yang berasal dari beberapa kampus di lingkungan HMI MPO Cabang Jakarta Selatan. Jumlah itu bahkan lebih sedikit dari yang direncanakan semula, yakni sejumlah 54 orang.


keempat puluh orang itu berasal dari kampus-kampus seperti UI Jakarta, IIQ, PTIQ, STAN, UMJ dan Ma'had Usman bin Affan. 14 orang dari UIN Jakarta, 11 orang dari IIQ, 8 orang dari PTIQ, 1 orang dari STAN, 1 orang dari UMJ, dan 4 orang dari Ma'had Usman bin Affan.
LK1 ini sendiri dilangsungkan di Villa Ira, Cisarua, Puncak-Bogor. Panitia LK1 kali ini dikerjakan secara rombongan oleh komisariat-komisariat di lingkungan HMI MPO Cabang Jakarta Selatan, antara lain: Komisariat Tarbiyah UIN, Komisariat Alternatif UIN, Komisariat PTIQ dan Komisariat IIQ.
Jajaran kepemanduan LK1 dipimpin oleh Faiz sebagai MOT (Master of Training) dan dibantu oleh Syamsu Akmal dan Bahrul Haq Al-Amin sebagai asisten MOT. Mereka dibantu oleh pemandu lainnya yang berasal dari HMI MPO Cabang Jakarta Selatan sendiri.
LK1 kali ini menghadirkan beberapa pengisi materi, antara lain Sunardi Panjaitan (pemateri Keyakinan Muslim), Ade Chandra (pemateri Wawasan Ilmu), Bahrul Haq Al-Amin (pemateri Wawasan Sosial dan Etos Perjuangan), Muhammad Anas (pemateri Asas, Tujuan dan Independensi), M. Dzil Bakir (pemateri Kepemimpinan), dan Elfi Fitriah Mas'ud (pemateri Hari Kemudian).
Latihan Kader 1 itu ditutup dengan dilantiknya keseluruhan peserta yang lulus, kecuali 8 orang yang dinyatakan LULUS BERSYARAT. Adapun predikat peserta terbaik diraih oleh Farid Waliyuddin Rusydi dari STAN, dan Kuntriksi dari IIQ.
Selengkapnya...

Kamis, 06 November 2008

LK1 (Basic Training) Tgl. 14-16 Nopember 2008


"Reaktualisasi Makna Organisasi Perkaderan; HMI Menjunjung Martabat Bangsa Dimata Dunia"

Dasar Pemikiran

Tahun 1900 merupakan tahun awal munculnya berbagai organisasi yang mempunyai kekuatan hukum dan pengaruh dimata bangsa-bangsa penjajah Eropa, diantara awal munculnya organisasi itu adalah Tiong Hoa Hwee Koan (1900) yang merupakan organisasi Tiongkok, organisasi Jami’atul Khair (1902) khusus bagi bangsa Arab yang ada di tanah Hindia dengan tujuan mendidik bangsanya untuk dapat menyesuaikan diri dengan zaman modern. Sedangkan di Indonesia, organisasi kepemudaan yang berhasil mengangkat martabat pribumi indonesia baik dimata hukum kolonialisme Belanda maupun dikalangan pergaulan dunia adalah organisasi kepemudaan yang diberi nama Budi Utomo (1908), kemunculan organisasi inipun tidak lepas dari pengamatan para intelektual pribumi dengan melihat kondisi masyarakat pribumi indonesia maupun kedudukan indonesia di lingkungan dunia.


Sedangkan organisasi dengan nama Himpunan Mahasiswa Islam (14 Rabiul Awal 1366/5 Februari 1947) didirikan sebagai wadah umat islam demi menyalurkan aspirasi-aspirasi dan hak-hak kaum muslim dibumi Indonesia dengan tetap berindependensi keislaman, yaitu mencetak kader-kader yang mempunyai potensi keilmuan dan tetap menjunjung tinggi islam sebagai ranah perjuangannya, juga sebagai organisasi sosial demi memajukan putra-putra bangsa dengan mempersiapkan kader-kadernya memasuki zaman modern. Maka sebagai organisasi perkaderan, kader-kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mempunyai tanggung jawab secara spirit keislaman dan moral kebangsaan untuk memajukan bangsa Indonesia yang siap dalam menghadapi persaingan global, dengan mengangkat kembali martabat negara "Indonesia" ini dimata dunia, sehingga mampu menghilangkan ungkapan pilu bahwa masyarakat Indonesia adalah "bangsa yang tetap tidur dalam impian yang kacau tapi indah".
Munculnya organisasi Budi Utomo dinilai sangat tepat ketika bangsa ini dalam kondisi berpijak untuk bangkit dari kolonialisme Belanda, ketika bangsa ini mulai sadar bahwa pribumi Indonesia selama ini telah dijajah dan diperbudak oleh kepentingan penjajah, ketika mulai adanya kesadaran bahwa kedudukan manusia itu adalah sama, dan ketika munculnya sosok "Dewi Sartika" yang membuktikan bahwa kaum perempuan mampu berkompetisi dan bukan makhluk yang hanya sebagai objek.
HMI sebagai organisasi perkaderan yang telah hidup selama 61 tahun, telah mencetak kader-kader yang berhasil mengisi kekosongan Indonesia, mencetak kader dengan semangat bahwa dialah kader-kader HMI yang tetap membawa misi-misi ke-HMI-an dan tidak akan melupakan peran HMI dalam membentuk kepribadian dan pengetahuannya, serta mencetak kader-kader terdahulu yang percaya bahwa HMI akan tetap menjadi titik pusat pengisi perkembangan dan kemajuan Indonesia dan HMI akan selalu hidup oleh para kader-kader penerusnya sampai saat ini. Sekarang adalah moment yang sangat tepat ketika Indonesia dihantam dengan krisis moral, etika, kebangsaan, dan tentunya krisis politik, dengan para kader-kader HMI berani menyuarakan suara dan pergerakannya untuk mengentaskan bangsa ini dari berbagai macam krisis, saatnya kader-kader HMI menyuarakan politik yang berbasis kejujuran dan berani menyuarakan kebenaran, meneriakkan bahwa bangsa ini adalah hukum keindonenesiaan yang harus diberlakukan, bukan hukum ataupun undang-undang pesanan mafia keuangan luar negeri, menyadarkan bahwa moral bangsa ini adalah moral keindonesiaan, bukan moral kebaratan atau yang lain.
Saatnya juga, diharapkan kader HMI sebagai kader yang mampu berinisiatif untuk mengakhiri krisis global yang terjadi saat ini, sehingga satu, dua ataupun tiga kader HMI yang mempunyai inisitif jalan keluar dari krisis dunia itu berhasil membawa nama Indonesia dan mendeklarasikan bahwa bangsa Indonesia ternyata mampu sebagai bangsa garda depan dalam menyelesaikan permasalahan dunia dengan pengetahuan keislaman, kemampuan ekonomi sosialnya dan kegigihannya dalam berjuang mewujudkan Indonesia yang berkeadaban demi memuliakan martabat bangsa sesuai dengan kodratnya.

Deskripsi Kegiatan
Latihan Kader I (LK I) Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Institut PTIQ-IIQ bersama dengan Komisariat Alternatif dan Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah Cabang Jakarta Selatan.
Tema LK1 kali ini ialah "Reaktualisasi Makna Organisasi Perkaderan; HMI Menjunjung Martabat Bangsa Dimata Dunia"
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Jum’at-Minggu, 14-16 November 2008/15-17 Dzuqaidah 1429 H bertempat di Villa (Pondok Training) al-Hasanah, Cipayung-Puncak-Bogor.
Peserta difokuskan terhadap perguruan-perguruan tinggi yang ada di lingkup HMI Cabang Jakarta Selatan yang diantaranya :
s Institut PTIQ dan IIQ Jakarta
s UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
s Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)
s Institut Studi Islam Darul Qalam (INSIDA)
Serta delegasi-delegasi kampus-kampus lain dilingkungan HMI Cabang Jakarta Selatan setelah dialakukannya audiensi.

Kontak Kami
Insan Kamil 081389924925 / 085691719368
Zakki 081318301015

Download Proposal Kegiatan LK1 ini:
http://rapidshare.com/files/160961610/Latihan_Kader_I_bersama.rtf.html


Selengkapnya...

Selasa, 04 November 2008

Personel LAPMI Jaksel

Salam para pengunjung sekalian.
Kesempatan kali ini ingin kami manfaatkan untuk mengenalkan sedikit tentang para personel yang berada di belakang blog LAPMI Jaksel ini. Ingat pepatah, "Tak kenal maka tak sayang." Karenanya, izinkan kami memperkenalkan wajah-wajah para personel LAPMI Jaksel.
Pertama, Direktur Utama LAPMI Jaksel.
Daimah Fatmawati
Daimah Fatmawati.
Daimah merupakan kader perempuan HMI MPO Jaksel yang termasuk sangat militan. Hampir semua jenjang struktur HMI MPO telah ia lewati, bahkan hingga kini di penghujung masa kuliahnya, ia tetap mendapat amanah sebagai Direktur Utama LAPMI Jaksel. Sosok langka ini sedang menyelesaikan kuliah di Fakultas Tarbiyah UIN Jakarta. Gadis asal Lumajang ini pernah pula menjabat sebagai Bendahara Umum Panitia Kongres ke-26 HMI MPO.

Kedua, Direktur Penerbitan LAPMI Jaksel.
Sunardi Panjaitan
Sunardi Panjaitan.
Sunardi adalah ikhwan asal Medan yang saat ini telah berhasil menggondol gelar Sarjana Hukum Islam (S.H.I) dari UIN Jakarta. Mantan Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Selatan ini terkenal kritis dan militan. Pria panutan HMI Cabang Jakarta Selatan ini sekarang sudah bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta. Cukup berhasil untuk ukuran perantau asal Sumatera. Sunardi yang juga masih sekampung dengan Akbar Tanjung ini masih rela meluangkan waktu untuk mengurus dapur LAPMI Jaksel.

Terakhir, Direktur LitBang LAPMI Jaksel.
bahrulhaq
Bahrul Haq Al-Amin.
Bahrulhaq masih berkuliah di UIN Jakarta Program Studi Pemikiran Politik Islam, semester banyak. Katanya, "tak terasa hampir 6 tahun kuliah di Ciputat." Jajaka asal Kota Banjar ini biasa mengotak-atik isi blog LAPMI Jaksel ini. Semacam kegemaran tersendiri buatnya. Menapaki dunia aktivis di berbagai organisasi. Tapi, tetap saja selalu kembali untuk HMI MPO. Home Sick.


Itulah mereka. Semoga Anda sekalian berkenan berkenalan dengan mereka juga membaca karya-karya anak Jaksel itu. Amin Selengkapnya...

Struktur Redaksi Jurnal INTUISI

Salam, LAPMI Jaksel bermaksud untuk memulai penerbitan perdana berupa jurnal, yaitu Jurnal INTUISI. Jurnal ini akan diawali dalam waktu dekat. Isu yang akan kami angkat dalam edisi perdana yaitu seputar masa depan UU Pornografi yang pada akhir Oktober lalu telah disahkan. Berikut kami lampirkan nama-nama struktur redaksi yang akan bertanggung jawab atas terbitan Jurnal INTUISI ke depan.


Struktur redaksi

Jurnal INTUISI

Menangkap Pengetahuan Secara Keseluruhan

LAPMI Jaksel

Penanggung jawab : Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Selatan

Pimpinan Umum : Daimah Fatmawati

Pemimpin Redaksi : Sunardi Panjaitan

Redaktur Pelaksana : Bahrul Haq Al-Amin

Staff Redaksi : Rita Zahara

Sekretaris Redaksi : Iffati Zamimah

Demikian kami sampaikan informasi ini. Semoga usaha ini akan terwujud dengan baik. Nantikan Nomor-nomor terbitan Jurnal INTUISI mendatang! Tak lupa pula kami informasikan bahwa blog LAPMI Jaksel ini akan tetap meng-update berita-berita maupun artikel dan informasi lainnya seputar HMI MPO Cabang Jakarta Selatan dan LAPMI Jaksel. Semoga

Selengkapnya...

Follow Up LK 1

Artikel Terpopuler

Widget edited by Anang

Tentang LAPMI Jaksel

Foto saya
Ciputat, Jakarta Selatan/Tangerang Selatan, Indonesia
Blog ini dikelola oleh LAPMI HMI MPO Cabang Jakarta Selatan sejak 30 Oktober 2008. LAPMI adalah singkatan dari Lembaga Pers Mahasiswa Islam. Blog ini diharapkan menjadi media di dunia maya untuk mempublikasikan karya-karya LAPMI HMI MPO Jaksel. Direktur Utama: Daimah Fatmawati Direktur Litbang: Bahrul Haq Al-Amin Direktur Penerbitan: Sunardi Panjaitan. Selamat menyimak!

Personel LAPMI Jaksel

  • Daimah Fatmawati as Direktur Utama
  • Sunardi Panjaitan as Direktur Penerbitan
  • Bahrul Haq Al-Amin as Direktur Litbang
  • Iffati Zamimah as Sekretaris LAPMI

Notifikasi Email

Masukkan alamat email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan jika ada artikel/berita terbaru!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

TRANSLATE THIS BLOG

Translate this page from Indonesian to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget edited by Anang